🔊 TERKINI:
Memuat berita terkini…

Pemerintah Dorong Aktivitas Ekonomi Akhir Tahun Lewat Work From Mall

Lintasnesia Media

Ekonomi

Work From Anywhere Indonesia diterapkan untuk dukung ekonomi akhir tahun
Work From Anywhere Indonesia diterapkan untuk dukung ekonomi akhir tahun

Pemerintah meluncurkan program Work From Anywhere Indonesia, termasuk inisiatif Work From Mall (WFM).
Tujuannya adalah menjaga momentum ekonomi nasional melalui peningkatan konsumsi, penguatan pariwisata, serta dukungan bagi ekonomi digital dan UMKM.

Program ini juga diarahkan untuk memanfaatkan ruang publik seperti pusat perbelanjaan sebagai lokasi aktivitas ekonomi yang lebih produktif.

Dengan demikian, mal tidak hanya menjadi tempat belanja, tetapi juga ruang kerja alternatif.

Dorong konsumsi masyarakat di libur Natal dan Tahun Baru

Langkah ini diambil untuk memastikan pergerakan ekonomi tetap terjaga pada periode libur panjang.
Selain itu, program ini disinergikan dengan agenda belanja nasional seperti Belanja di Indonesia Saja dan Indonesia Great Sale.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, diskon yang ditawarkan ritel diharapkan meningkatkan belanja masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Target perputaran belanja hingga Rp110 triliun

Program belanja nasional menargetkan transaksi hingga Rp30 triliun sampai 4 Januari 2025.
Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan perputaran belanja masyarakat akhir tahun mencapai lebih dari Rp110 triliun.

UMKM dan pariwisata ikut terdorong

Keikutsertaan UMKM di pusat perbelanjaan menjadi elemen penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Di sisi lain, wisata belanja juga diharapkan menarik wisatawan mancanegara, sejalan dengan meningkatnya kunjungan turis ke Indonesia.

Work From Mall dukung ekonomi digital dan gig economy

Melalui konsep Work From Anywhere Indonesia, pemerintah mendorong ruang publik sebagai tempat kerja alternatif.

Fasilitas seperti internet, listrik, dan layanan pendukung akan dimanfaatkan untuk mendukung ekonomi digital.

Program ini akan dikembangkan di 15 provinsi dengan dukungan pemerintah daerah dan perusahaan teknologi.

Kesempatan bagi kolaborasi dan kerja sosial

Dalam kegiatan peninjauan di Mal Pondok Indah, pemerintah juga menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana melalui HIPPINDO Peduli. Kegiatan kemudian ditutup dengan dialog bersama media.