Ruben Amorim ubah formasi Man Utd karena waktu dinilai sudah tepat. Pelatih kepala Manchester United Ruben Amorim ubah formasi Man Utd dari tiga bek menjadi empat bek saat menghadapi Newcastle United.
Menurutnya, perubahan ini hanya bisa dilakukan ketika tim sudah cukup stabil, sehingga tidak terlihat seperti keputusan karena tekanan media.
Bukan karena tekanan publik
Amorim menegaskan bahwa dirinya tidak mungkin mengubah taktik hanya karena desakan dari luar.
Ia mengatakan, jika perubahan itu dilakukan karena media, maka hal itu bisa menjadi akhir bagi dirinya sebagai manajer. Oleh sebab itu, perubahan sistem harus dilakukan secara terencana.
Berita Terkait
Adaptasi karena kondisi skuad
Selain itu, Amorim menyebut skuad Manchester United saat ini sedang tidak lengkap.
Dengan tujuh pemain inti yang absen, ia merasa tim harus beradaptasi dan tidak terpaku pada sistem tiga bek seperti sebelumnya.
Namun demikian, ia memastikan tim tetap bisa kembali ke sistem lama saat seluruh pemain pulih.
Fernandes tetap jadi sosok penting
Kapten Bruno Fernandes dipastikan belum akan tampil melawan Wolves meski sudah berlatih kembali, termasuk Mason Mount yang juga diragukan.
Meski absen, Fernandes tetap berperan memberi masukan pada rekan-rekannya.
Menurut Amorim, Fernandes adalah pemimpin alami di ruang ganti, sehingga tetap aktif memberi dukungan dari luar lapangan.
Skuad Man Utd mulai pulih akhir Januari
Selain pemain yang cedera, beberapa pemain Manchester United saat ini juga tengah tampil di Piala Afrika.
Namun, mulai akhir Januari skuad diperkirakan kembali lengkap, termasuk Noussair Mazraoui, Amad Diallo, dan Bryan Mbeumo.
Dengan demikian, Ruben Amorim ubah formasi Man Utd bukan semata-mata untuk eksperimen, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk membuat tim lebih fleksibel secara taktik.














