🔊 TERKINI:
Memuat berita terkini…

Ruben Amorim Dipecat Manchester United

Lintasnesia Media

Olahraga

Ruben Amorim saat mendampingi Manchester United di pinggir lapangan
Ruben Amorim saat mendampingi Manchester United di pinggir lapangan

Manchester United RESMI memutus kerja sama dengan Ruben Amorim setelah pelatih asal Portugal itu melontarkan kritik tajam terhadap manajemen klub. Keputusan ini diumumkan hanya beberapa hari setelah ia mempertanyakan peran staf rekrutmen dan direktur olahraga Jason Wilcox.

Kritik Pedas Picu Pemecatan

Dalam pernyataannya, Amorim menolak disebut hanya sebagai pelatih kepala. Ia menyebut dirinya “manager” dan menantang manajemen klub untuk “melakukan pekerjaan mereka.”
Komentar ini memicu reaksi internal dan membuat petinggi klub segera mengadakan pertemuan darurat.

United kemudian merilis pernyataan singkat:

“Dengan posisi Manchester United saat ini yang berada di urutan keenam Premier League, klub menilai ini waktu yang tepat untuk melakukan perubahan.”

Klub juga mengucapkan terima kasih atas kontribusi Amorim.

Darren Fletcher Jadi Pelatih Sementara

Mantan gelandang United yang kini melatih tim U-18, Darren Fletcher, ditunjuk sebagai pelatih interim untuk laga Premier League berikutnya melawan Burnley.

Hubungan Sudah Tegang Sejak Lama

Ketegangan antara Amorim dan manajemen sudah terjadi beberapa waktu terakhir. Ia disebut tidak puas dengan dukungan klub terhadap taktik 3-4-2-1 yang ia terapkan.
Selain itu, beredar laporan bahwa kepala rekrutmen Christopher Vivell sempat mempertanyakan taktik Amorim dalam grup WhatsApp internal.

Transfer Jadi Pemicu Utama

Media Inggris melaporkan Amorim kecewa karena klub tidak berencana mendatangkan pemain baru pada Januari.
Ia sebelumnya meminta beberapa posisi prioritas, termasuk:

• gelandang tengah elite
• bek tengah
• wing-back
• striker

Namun manajemen memilih langkah transfer yang lebih hati-hati.

Kontrak Masih Panjang

Kontrak Amorim sebenarnya baru berakhir pada 2027 dan tidak memiliki klausul pemutusan. Karena itu, ia diperkirakan menerima kompensasi penuh.

Dengan pemecatan ini, United berharap dapat menjaga stabilitas tim hingga akhir musim sambil mencari pelatih permanen.