Pembukaan perdagangan BEI 2026 resmi digelar di Jakarta dan menjadi momentum awal penguatan pasar modal Indonesia. Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka aktivitas perdagangan saham untuk tahun 2026 pada Jumat, 2 Januari 2026 melalui seremoni resmi yang berlangsung di Galeri BEI.
Acara tersebut dihadiri jajaran pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), direksi BEI, serta perwakilan kementerian terkait. Kehadiran pemangku kepentingan utama pasar modal ini menunjukkan komitmen pemerintah dan otoritas keuangan dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Selain itu, momentum pembukaan perdagangan juga menjadi sinyal optimisme bagi pelaku pasar.
OJK: Kepercayaan Investor Harus Dijaga
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menegaskan pentingnya menjaga transparansi serta tata kelola perusahaan yang baik. Menurutnya, kepercayaan investor merupakan fondasi utama pertumbuhan pasar modal.
Berita Terkait
“Selaras dengan kinerja perekonomian nasional, berbagai indikator kinerja pasar modal Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik yang telah disampaikan oleh Dirut Bursa Efek Indonesia pada penutupan tanggal 30 Desember tahun lalu,” ujarnya.
IHSG Dibuka Menguat di Sesi Awal
Pada pembukaan sesi pertama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau. Performa positif ini disambut baik oleh analis pasar yang menilai Indonesia masih menjadi destinasi investasi kompetitif di kawasan Asia Tenggara sepanjang 2026.
BEI Siapkan Program Strategis 2026–2030
Direktur Utama BEI Iman Rachman menjelaskan bahwa BEI telah menyiapkan master plan 2026–2030 sebagai panduan pengembangan pasar modal nasional.
“Tujuan besarnya adalah membangun pasar modal Indonesia yang semakin inovatif, transparan, inklusif, dan terhubung secara global,” ujarnya.
Program prioritas BEI tahun ini meliputi:
- penguatan infrastruktur teknologi perdagangan,
- peningkatan likuiditas pasar,
- perluasan produk investasi,
- serta pendalaman pasar ritel.
Selain itu, BEI dan OJK menargetkan peningkatan jumlah perusahaan IPO agar struktur pasar semakin kokoh.
Optimisme Awal Tahun Dorong Aktivitas Pasar
Sejak menit awal perdagangan, volume transaksi terpantau stabil. Para investor pun menyambut positif arah kebijakan ekonomi pemerintah dan sinergi antara otoritas keuangan serta pelaku industri.
Dengan semangat optimisme tersebut, pembukaan perdagangan BEI 2026 diharapkan menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan.














