Oracle shares slide pada perdagangan Kamis setelah laporan keuangan terbaru memicu kekhawatiran investor. Saham Oracle anjlok sekitar 14 persen setelah perusahaan melaporkan pendapatan sebesar $16,1 miliar, sedikit di bawah ekspektasi analis sebesar $16,2 miliar.
Investor Cemas Soal Pengembalian dari Investasi AI
Pendapatan Oracle sebenarnya masih tumbuh 14 persen secara tahunan.
Selain itu, bisnis AI mereka lewat Oracle Cloud Infrastructure (OCI) mencatat lonjakan penjualan sebesar 68 persen.
Namun demikian, hasil tersebut belum mampu menenangkan pasar. Investor masih khawatir belanja besar Oracle di sektor AI belum menghasilkan imbal hasil yang sepadan. Karena itu, Oracle shares slide cukup dalam.
Berita Terkait
Di sisi lain, Oracle sebelumnya mengumumkan kerja sama besar dengan OpenAI senilai $300 miliar selama lima tahun untuk layanan komputasi AI. Kerja sama tersebut sempat membuat harga saham Oracle melonjak tajam.
Komentar Larry Ellison dan Dampak ke Saham Teknologi Lain
Pendiri sekaligus CTO Oracle, Larry Ellison, mengatakan perusahaan harus tetap gesit karena teknologi AI berkembang sangat cepat.
Selain itu, ia menegaskan Oracle akan menerapkan kebijakan “chip neutrality”, yakni tetap membeli chip AI dari berbagai vendor, tidak hanya Nvidia.
Kinerja Oracle juga menyeret turun saham teknologi lain.
Sebagai contoh, saham Nvidia turun lebih dari 3,5 persen, sementara AMD melemah hampir 4 persen.
Apakah AI Bubble Sedang Terjadi?
Sejumlah analis menilai investor mulai mempertanyakan valuasi besar perusahaan AI.
Karena itu, pergerakan Oracle shares slide dianggap sebagai sinyal koreksi.
Namun, analis lain menilai kekhawatiran tersebut berlebihan. Mereka menyoroti fakta bahwa pendapatan Oracle masih tumbuh kuat dan perusahaan telah menandatangani kontrak besar senilai ratusan miliar dolar dalam enam bulan terakhir.
Utang & Belanja Data Center Jadi Sorotan
Beberapa pihak juga menyoroti peningkatan utang Oracle untuk membiayai pembangunan pusat data AI.
Dengan demikian, struktur pembiayaan perusahaan ikut dipantau ketat oleh investor.














