TikTok removes AI weight loss ads yang dibuat oleh akun palsu yang meniru ritel kesehatan dan kecantikan Inggris, Boots. Iklan tersebut mempromosikan obat penurun berat badan yang seharusnya hanya bisa diberikan melalui resep dokter.
Video Palsu Menggunakan Konten AI
Iklan tersebut menampilkan sosok yang terlihat seperti tenaga kesehatan Boots.
Namun faktanya, video itu dibuat dengan teknologi AI. Konten tersebut juga melanggar hukum Inggris karena iklan obat resep tidak boleh ditujukan langsung ke publik.
Boots menyatakan telah mengetahui keberadaan video tersebut dan segera melaporkannya ke TikTok.
Setelah itu, TikTok menghapus video-video tersebut dan menegaskan bahwa platformnya tidak mengizinkan iklan AI yang menyesatkan atau berbahaya.
Berita Terkait
Akun Masih Aktif Sebelum Akhirnya Dihapus
Meskipun kontennya telah dihapus, akun yang berbasis di Hong Kong itu sempat tetap aktif.
Bahkan, akun tersebut kembali mengunggah video yang sama sebelum akhirnya dihapus permanen setelah dilaporkan ulang.
Video iklan palsu itu menautkan pengguna ke sebuah situs web yang menjual obat penurun berat badan.
Di sisi lain, testimoni pelanggan dan dokter yang ditampilkan ternyata dibuat dengan AI atau diambil tanpa izin.
Risiko Kesehatan dan Penipuan Digital
Otoritas kesehatan Inggris menegaskan bahwa obat penurun berat badan hanya boleh diperoleh melalui resep dan dari apotek resmi.
Karena itu, pembelian dari sumber ilegal dapat membawa risiko kesehatan serius karena kandungan obat tidak terjamin.
Para ahli AI juga memperingatkan bahwa teknologi generatif kini membuat penipuan menjadi semakin meyakinkan.
Selain itu, platform digital dinilai harus bertindak cepat ketika konten penipuan terdeteksi.
TikTok Janjikan Penguatan Sistem Moderasi
TikTok menyatakan akan terus memperkuat sistem pendeteksi konten AI yang menyesatkan. Platform tersebut juga menegaskan larangan promosi obat terkontrol dan konten berisiko tinggi.
Dengan langkah TikTok removes AI weight loss ads ini, perusahaan berharap dapat mengurangi penyebaran konten manipulatif yang menyasar konsumen umum.














